Showing posts with label Militer. Show all posts
Showing posts with label Militer. Show all posts

Wednesday, February 9, 2011

X-47B, Jet Tempur Canggih Terbang tanpa Pilot

Jet tempur canggih X-47B buatan Northrop Grumman yang belum diberi nama ini terbang tanpa pilot (dikendalikan dari markas) untuk pertama kalinya Jumat (04/02/2011) dari Edwards Air Force Base (AFB)—pangkalan angkatan udara  Amerika Serikat (AS).

12971128351194303621
X-47B terbang tanpa pilot (Source: Northrop Grumman ) 

Sebagai orang yang selalu tertarik dengan dunia teknologi (meskipun bukan insinyur), saya memiliki beberapa situs wajib kunjung, rutin setiap hari—saya tak mau ketinggalan berita.  Selain NASA, Discovery Channel, pengembang satelit dan situs beberapa astronom, saya juga wajib mengunjungi situs produsen-produsen pesawat—termasuk produsen pesawat tempur, Northrop Grumman (NG).

Tadi malam saya menemukan press release dari NG yang mengabarkan tentang uji coba terbang X-47B yang dikembangkan sejak Agustus 2007. Uji terbang perdana ini dilakukan di Edwards Air Force Base (AFB)—pangkalan angkatan udara Edward, California, Amerika Serikat.

X-47B melesat ke udara pukul 14:09 waktu setempat. Berhasil melakukan take-off tanpa hambatan, menuju titik koordinat yang telah ditentukan dan kembali mendarat di pangkalan dengan mulus, setelah melakukan berbagai maneuver selama 29 menit.


1297113180839589260
X-47B take-off tanpa hambatan dan melesat ke udara pukul 14:09 (04/02/2011) 
Sumber: Northrop Grumman 

Pesawat jet tempur canggih ini adalah pesanan dari Navy Seal—pasukan elit angkatan laut Amerika Serikat.
“Uji coba terbang perdana ini diamksudkan untuk menguji kelayakan terbang, kemampuan dan kehandalan perangkat lunak (software) yang mampu mengoperasikan pesawat ini secara otomatis [tanpa pilot]—sekaligus  melihat kemampuannya untuk take-off dan landing di atas dek kapal laut” kata Capt. Jaime Engdahl (UCAS-D program manager, angkatan laut AS), seperti dikutip oleh NG.

Engdahl juga mengatakan bahwa jet tempur ini mampu beroperasi bersama-sama dengan kapal laut atau kapal udara pengangkut. Disamping menghasilkan data uji, percobaan terbang perdana ini juga untuk melihat aspek aerodinamis dari desain jet tempur X-47B ini.

12971135101120144709
Flight Envelope (sumber: wikipedia)

Dalam press releasenya NG mengatakan bahwa X-47B akan tetap berada di pangkalan udara AS untuk ekspansi “flight envelope”—kemampuan manuver, sebelum dipindahkan ke Naval Air Station akhir tahun 2011 ini.

Secara teknis, X-47B ini disebut “Unmanned Combat Air Vehicle (UCAV)”, tetapi sesungguhnya pesawat ini adalah evolusi dari jet tempur NightHawk F-117 dan Raptor F-22, dan F-35 (terbaru sebelum X-47B) yang membuat perang Iraq kelihatan lebih mirip seperti game komputer saat melihatnya di situs departemen pertahanan Amerika serikat. Perpaduan antara teknologi siluman (stealth) dan kecanggihan misil yang membuat bomber B-2 Sprit kelihatan begitu angker skaligus mengerikan di medan tempur.

Meminjam dari era riset “sayap terbang (flying wing)”, bisa dibilang X-47B adalah sebuah jet tempur yang memadukan desain indah dengan kecanggihan mesin dan teknologi elektronik, tidak tertangkap oleh radar, dan sulit dikunci oleh misil berteknologi infra merah.

Pesawat ini memiliki kemampuan take-off secara otomatis, terbang menuju lokasi target penyerangan dengan sendirinya, mengenali medan yang berada dibawahnya dengan teknologi peretasan melalui berbagai macam alat sensor, lalu—jika diperintahkan (dari jarak jauh)—menjatuhkan misil dengan tingkat akurasi tinggi, di lokasi yang diperintahkan, sebelum kemudian terbang kembali ke pangkalan yang telah ditentukan.

Kelihatanya, X-47B ini adalah successor F-35 jet tercanggih Amerika Serikat sebelumnya. Dirancang khusus sebagai jet tempur pemburu masa depan, dengan satu pertimbangan bahwa: Di masa depan, pilot manusia sudah tidak akan dibutuhkan lagi.

Dalam suatu pertempuran, kehilangan jet tempur adalah kerugian teknologi dan eknomi yang sangat besar. Akan tetapi, kehilangan pilot adalah kerugian multi aspek: aspek kemanusiaan yang buruk, dilihat dari aspek politik juga buruk, dan dari aspek moneterpun juga sangat buruk—dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk merekrut, mendidik dan melatih pilot hingga laik terbang.

Sebagai anak negeri, setiap kali melihat kemajuan teknologi di dunia barat sana, saya selalu tergelitik untuk bertanya pada diri sendiri: “Kapan negeri saya akan memasuki era teknologi seperti ini?”

Dan, sebelum pikiran saya melantur—(membayangkan para politisi/pejabat yang masih saja berkutat di seputaran perebutan kursi kekuasaan, menghabiskan energi bangsa untuk mempertengkarkan masalah yang sesungguhnya bisa dicegah dengan sistem dan pengawasan yang disiplin)—buru-buru saya menghibur diri dengan berpikir “Ah, mungkin masih dibutuhkan masa yang lebih panjang lagi untuk mengubah peradaban negeri ini ke arah yang lebih maju” sambil tak lupa berharap “Mudah-mudahan anak-anak saya kelak menjadi salah satu dari JAWABAN, bukan  MASALAH”.

Gusti 
(Sumber: Northrop Grumman)
kompasiana.com

Wednesday, January 26, 2011

Foto-Foto Akibat Kekejaman Bom Atom di Nagasaki

Dibawah ini adalah foto-foto Nagasaki 65 tahun yang lalu setelah kejadian Bom Nuklir Hiroshima. Banyak sekali bangunan dan rumah yang rata dengan tanah. Bandingkan dengan Jepang sekarang, kelihatan banget perbedaan nya. Memang lah benar kata orang-orang kalau Jepang itu negara yang maju. Lihat saja perkembangan teknologinya, maka tidak lah heran kalau pembangunan Jepang begitu pesat dalam waktu 65 tahun.
























































Tuesday, January 25, 2011

10 Kapal Selam Paling Mematikan di Dunia

Dalam dunia persaingan militer dunia, salah satu yang paling dititikberatkan adalah kendaraan dan senjata air, itu tak lain karena hampir dua per tiga wilayah di bumi kita adalah air. Masing-masing negara berlomba-lomba untuk dapat menciptakan kendaraan air terbaik agar jika kelak terjadi perang besar, mereka tak akan mudah tersingkir.

Salah satu kendaraan perang air yang paling banyak diproduksi oleh militer adalah Kapal selam, karena selain sebagai kendaraan, kapal selam juga kerap kali digunakan sebagai senjata tempur yang mematikan.

Berikut adalah daftar 10 Kapal selam paling mematikan di dunia yang dirilis berdasarkan kecanggihan senjata tempur disertai dengan kecepatan jelajahnya:


10. Los Angeles Class – USA

http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/102-550x303.jpg
 
Kecepatan mencapai 20 knot dengan spesifikasi senjata tempur 4 bow tubes10Mk48 ADCAP torpedo reloadsTomahawk land attack missile block 3 SLCM, Harpoon anti–surface ship missile, Mine laying Mk67, Mobile Mk60 captor mines.



9. Rubis Class – France

http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/92-550x352.jpg
 
Kecepatan mencapai 25 knot dengan spesifikasi senjata tempur 4 Anti-submarine tubesF17 mod2 torpedoes14 Exocet SM39OR, Mines in place of torpedoes.



8. Victor III Class – Soviet Union

http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/83-550x360.jpg
 
Kecepatan mencapai 32 knot dengan spesifikasi senjata tempur 2 x SS-N-15 ‘Starfish’ anti-submarine missiles, plus 2 x SS-N-21 ‘Sampson’ cruise missiles or 2 x SS-N-16 ‘Stalion’ missiles2 x 650-mm and 6 x 533-mm bow tubes (two 533-mm tubes with 406-mm liners). 6 x 650-mm torpedoes an up to 18 x 533-mmOR, 36 ground mines in place of torpedoes.



7. Sierra Class – Soviet Union

http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/73-550x374.jpg
 
Kecepatan mencapai 10 knot dengan spesifikasi senjata tempur SS-N-15 Starfish or SS-N-16 Stallion anti- submarine missiles; SS-N-21 Samson cruise missiles4 x 650-mm and 4 x 533-mm torpedo tubesOR, 42 mines in place of torpedoes.



6. Trafalgar Class – UK

http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/62-550x305.jpg
 
Kecepatanya mencapai 30 knot dengan spesifikasi senjata tempur 5 x 21 inch torpedo tubesTomahawk land-attack cruise missilesSpearfish wire-guided heavyweight torpedoes. Harpoon anti surface missiles.



5. Type 093 Shang Class – China
 
http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/53-550x204.jpg
 
Kecepatanya mencapai 35 knot dengan spesifikasi senjata tempur YJ-82 anti-ship missiles6 x 533-mm torpedo tubes.


4. Astute Class – UK

http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/4a1-550x412.jpg
 
Kecepatanya mencapai 29 knot dengan spesifikasi senjata tempur Tomahawk cruise missiles; Harpoon anti-ship missiles in place of torpedoes6 x 533-mm bow tubes for 36 Spearfish torpedoesOR. Mines in place of torpedoes.

3. Seawolf Class – USA
 
http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/33-550x312.jpg
 
Kecepatan mencapai 18 knot dengan spesifikasi senjata tempur 8 x 660-mm torpedo tubes for 50 torpedoes or cruise missiles OR Up to 100 mines in place of torpedoes or missiles.
 



2. Akula II Class – Soviet Union
 
http://realitypod.com/wp-content/uploads/2010/08/22-550x337.jpg
 
Kecepatan mencapai 12 knot dengan spesifikasi senjata tempur 4 x 650 mm and 4 x 533-mm torpedo tubes for up to 40 torpedoes or missiles OR Up to 42 mines in place of torpedoes.

 
1. Virginia Class – USA
 
http://en.valka.cz/attachments/8318/SSN-Virginia_04.jpg
 
Kecepatanya mencapai 25 knot dengan spesifikasi senjata tempur 12 x vertical launch system tubes for UGM-109 Tomahawk missiles4 x 533-mm bow tubes for Mk.48 torpedoes, Smart mines in place of torpedoes.